Kamis, 21 Februari 2013

SUPERVISOR DAN GURU DALAM PERGOLAKAN

(Mujiburahman) Download Artikel

     Kemelut guru dan supervisor yang melanda dalam perhelatan dunia pendidikan telah menjadi perhatian bagi semua aspek stakeholders pendidikan. Acapkali supervisor melakukan tindakan kesupervisian di sekolah-sekolah di saat itu pula permasalahan kadang terjadi. Guru terkadang masih ketakutan, guru terkadang banyak alasan (tidak datang sekolah dengan alasan bermacam-macam: Sakit, ada urusan keluarga, dinas luar, dll) hanya karena takut untuk disupervisi. Dalam istilah lain yang diberikan terhadap sang supervisor adalah laksana hakim mini yang melakukan pengadilan terhadap guru. Yang menyebabkan guru berdalih yang berlainan: karena lupa laptop, belum print out datanya, laptop masih di tempat services, dll.  Itulah dinamika yang sering terjadi antara guru dan supervisor. Namun Sesungguhnya tidak perlu di takutkan. Sebab semakin banyak guru disupervisi, maka akan semakin tau letak kekurangan dan kelebihan bagi guru itu sendiri, sehingga ke depan dapat menjadi guru yang betul-betul profesional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar